Kamis, 27 Desember 2018

Urgensi Bahasa Ibu Di Era Modern


Urgensi Bahasa Ibu Di Era Modern
 Aktivitas bersastra dalam bahasa Ibu memiliki peran strategis dalam pertahanan,pengembangna,dan pertukaran budaya anatargenerasi. Aktivitas bersastra dapat merupakan bagian dari upacara perkawinan,kematian,pengobatan,dll. Aktivitas bersastra juga bergambar di lagu-lagu daerah,sebagai contoh kumpulan lagu daerah berbahasa Melayu yang sanggup merepresentasikan aktivitas-aktivitas tersebut.
 Keadaan ekonomi di satu negara bisa mempengaruhi negara lainnya, selain itu yang paling besar dampaknya adalah terjadinya interaksi antarmasyarakat. Interaksi antarmasyarakat tersebut dapat menyebabkan terjadinya pertukaran dan transfer kebudayaan. Dengan demikian akan terjadi perubahan,walau tidak signifikan dalam waktu singkat,pada komponen-komponennya. Sebenarnya yang ikut berpengaruh adalah komponen bahasa.
Ketika masyarakat sudah mengenal bahasa lain,selain dari bahasa ibunya,bahasa ibu yang pada saat semula merupakan bahasa asli akan dilupakan. Hal ini dengan mudah diamati pada penggunaan diksi penutur bahasa. Kosakata asli akan digantikan dengan kosakata lainnya,yang bisa dipahami oleh penutur bahasa lain. Jika fenomena tersebut akan mendatangkan masalah ke dalam komunitas penutur asli. Contohnya yang bisa ditemukan dalam bahasa Melayu Sambas adalah: suddok diganti sendok, capal diganti menjadi sandal,dan masih banyak lagi lainnya.
 Beberapa kata diatas adalah sebagai contoh terjadinya seleksi bahasa. Jika hal ini terus-menerus terjadi akan membahayakan bahasa ibu. Perlu dilakukan suatu upaya agar bahasa ibu tetap digunakan dimasyarakat,beserta sistemnya dalam bentuk dan komposisi asli. Upaya itu lazim dinamai pemertahanan bahasa. Sebagai usaha agar bahasa setempat tidak terkikis oleh peristiwa pergeseran bahasa,maka pemertahanan bahasa perlu dilakukan.
      Namun bisa saja bahasa pertama tetap konsisten da mempertahankan keberadaannya. Upaya untuk mempertahankan bahasa bukanlah perkara mudah. Berbagai upaya dilakukan untuk mempertahankan bahasa. Studi yang intensif dan berkelanjutan adalah satu diantaranya. Upaya pemertahanan bahasa mesti didasari oleh hal-hal yang substantif,dengan demikian upaya yang dilakukan memiliki manfaat dan berpotensi meningkatkan prestise sebuah bahasa dikalangan penuturnya.

Nama : asmin
Nim  : 1022017058



Tidak ada komentar:

Posting Komentar