Jumat, 28 Desember 2018

resensi urgensi


Bahasa Ibu di Era Modern
Aktivitas bersastra dalam bahasa ibu memiliki peran srategis dalam pertahanan, dan pertukaran budaya antar generasi atau kelompok. Aktivitas bersastra dapat merupakan bagian dari rangkaian upacara perkawinan, upacara kematian, upacara pengobatan, dan penanaman padi. Isu globalisasi merupakan ciri abad ke 21 semakin intensif. Segala hal menjadi tanpa batas mulai dari ekonomi, politik, sosial hingga kebudayaan fenomena globalisasi adalah kabar baik.
Batas anatar-antar negara diruntuhkan dengan semakin mudahnya akses informasi dan transportasi perkembangan semakin masif dengan menciptakan perangkat yang memudahkan hidup manusia. Interaksi antar masyarakat pengguna bahasa yang lazim.interaksi ini mengakibatkan terjadinya perubahan bahasa-bahasa dinusantara. Perubahan yang dimaksud ada dua hal peubahan kearah positif dan negatif diawali dengan kemampuan masyarakat menggunakan lebih dari satu bahasa dan berujung pada seleksi bahasa kemungkinan tersingkirnya bahasa lokal dari penggunaan oleh penuturnya akan semakin besar.
Ketika masayarakat sudah mengenal bahasa lain selain itu bahasa ibu yang pada saat semula merupakan bahasa asli pertahana akan dilupakan. Namun hala ini mudah diamati pada penggunaan aksi penutur bahasa. Kosakata asli akan diganti kosakata lainnya yang bisa dipahami oleh penutur bahasa laian.perubahan bahasa atau pergeseran pola berbahasa terjadi secara lambat dalam waktu yang sangat panajang. Prubahan jenis ini diakibatakan oleh dari bahasa lain yang memenuhi kebutuhan bahasa tersebut.
Sebagai usaha agar bahasa setempat tidak terkikis oleh peristiwa pergeseran bahasa atau proses multilingual maka pemertahanan bahsa perlu dilakukan berbagai upaya yang dapat dilakukan studi  yang intensif dan berkelanjutan adalah salah satu diantarannya upaya yang dilakukan memiliki manfaat dan potensi yang dimiliki oleh sebuah bahasa yang dalam ini tergambar melalui lagu daerah adalah nilai-nilai sosial yang terkandungnya. Nilai sosial bukan sekedar takaran baik dan buruknya. Suatu perbuatan dalam pandanagn masyarakat. Nilai sosial memiliki peranan yang nyata dalam kehidupan masyarakat.
Nilai sosial yang terungkap dalam lagu sambas yang pertama adalah nilai religius ini tidak sekedar menjadi suatu yag melekat diluar. Namun religius ini juga membentuk norma dimasyarakat. Bahasa sebagai identitas kesukaan penyadaran identitas kesukaan pada hakikatnya adalah sebuah upaya agar masyarakat tetap berada dalam jalaur yang dicita-citakan. BMDS juga digunakan oleh masyarakat non melayu ketika berinteraksi dengan suku-suku lainnya. Sehingga lagu daerah banyak mengandung nasehat. Pandangan hidup lagu daerah adalah salah satu komponen kebudayaan yang masih dilestraikan pada saat ini.













MATA KULIAH  BAHASA INDONESIA SD/MI II
DOSEN PENGAMPU
HARIS PRIBADI, M.Pd.
OLEH ,
RIMA EKA YANTI   (1022017050)



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM
SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS
TAHUN 1439 H / 2018 M

Tidak ada komentar:

Posting Komentar