Konsep belajar Bahasa
Indonesia yang sesungguhnya adalah membiasakan berbahasa Indonesia dengan baik
dan benar. Konsep tersebut harus dikuasai semua siswa pada pembelajaran Bahasa
Indonesia, yaitu berbicara, mendengarkan, membaca dan menulis. Konsep pembiasaan
berbahasa Indonesia harus di terapkan dari bangku dasar, agar siswa tahu makna
berbahasa Indonesia.
Proses pembelajara Bahasa Indonesia yang selama ini di laksanakan di
sekolah dasar masih bersifat tradisional. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran
diri untuk berbahasa Indonesia saat mengajar di bangku dasar. Hal ini bisa
membuat kurang nya pengetahuan untuk siswa berbahasa Indonesia dengan baik.
Metode pembelajaran Bahasa Indonesia sudah tepat, dengan adanya
pembelajaran Bahasa Indonesia siswa bisa memahami makna pembelajaran yang di
sampaikan guru. Hanya saja cara penyampaian nya yang salah, karena masih banyak
yang menggunakan Bahasa daerahnya masing-masinng.
Materi yang di sampaikan sudah tepat, tergantung kepada anak didiknya
apakah tingkat kesulitan materi ajar tersebut sulit untuk di kuasai anak.
Karena tingkat kesuitan anak tergantung ke daya fikir yang belum luas.
Kekurangan dalam proses belajar Bahasa Indonesia hanya kurangnya
kesadaran diri pengajar untuk membiasakan berbicara dengan baik, alangkah
baiknya jika seorang pengajar menggunakan Bahasa Indonesia saat mengajarkan
Bahasa Indonesia dan mata pelajaan lainnya.
Kelebihan dalam proses belajar Bahasa Indonesia sedikit banyaknya anak
bisa mengenal Bahasa Indonesia, bisa mengetahui cara menulis, membaca,
mendengar, menyimak dan terpenting adalah anak bisa berbicara Bahasa Indonesia
saat pelajaran Bahasa Indonesia. Walaupun tujuan seorang ruru membuat anak
didiknya pandai dan berprestasi.
Dan apa bila di tugaskan menjadi seorang guru Bahasa Indonesia, sebisa
mungkin memberikan yang terbaik dan melaksanakan tugas dengan baik sebagaimana
guru professional. Jika seorang anak mengalamai kesulitan dalam pelajaran yang
kita ajarkan dia akan bosan, tidak aktif. Maka buatlah pelajaran tersebut dengan
permainan, tapi permainan yang kita buat harus sama dengan materi yang akan
kita sampaikan, agar si anak mengingat materi ajaran kita, lalu pertemuan di
hari lain nya, materi yang lalu juga harus di bahas.
PRODI : PGMI NON REGULER
NIM : 102 2017 042
Tidak ada komentar:
Posting Komentar