Kamis, 07 Februari 2019

biografi (ayuni)


SENJA MASIH MEMERAH
Seperti senja yang masih masih terlihat merah diufuk barat yang menyimpan segenggam harapan dan kekuatan menyambut malam. Seperti itulah semangat dan jiwa seorang insan yang bergelar ibu. Ibu yang satu ini merupakan sosok yang luarbiasa, dan titipan terindah yang pernah Allah ciptakan. Hidup sederhana bersama keluarga kecilnya bukanlah penghalang untuk bisa membahagiakan orang-orang yang disayanginya, justru diusianya yang sudah beranjak tua, dia selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarga.
Ibu ini bernama Nurlaila, seindah namanya yang berarti cahaya malam. Beliau lahir pada tanggal 25 Mei 1968.  Meskipun usianya saat ini yang mencapai setengah abad yaitu sudah 51 tahun, namun masih mempunyai jiwa dan semangat muda untuk tetap  memberikan yang terbaik untuk keluarganya. Tidak  hanya mengurus segala urusan rumah tangga, tapi sampai saat ini beliau juga aktif menjalankan tugas-tugas yang lain, seperti ikut membantu suami bekerja seamampu dan sebisa yang ia lakukan agar sedapat mungkin membantu mengurangi beban suaminya.
Nurlaila menikah diusia yang tergolong muda, yaitu pada usianya yang  baru berumur 18 tahun. Selain garis takdir yang  cepat dipertemukan dengan pendamping hidupnya, terdapat hal lain juga yang mendorongnya untuk menikah muda, seperti dikarenakan adat dan budaya yang masih sangat kental pada jamannya ketika itu. Meskipun begitu, dia bersyukur dipertemukan dengan suami yang sangat menyayanginya. Suaminya bernama fahmi, yang bekerja sebagai seorang petani karet. Dari pernikahannya tersebut beliau dikaruniai 6 orang anak.
Memiliki anak yang tergolong cukup banyak memberikan kebahagian tersendiri untuknya. Baginya lengkap sudah keinginannya untuk mewujudkan dan membina keluarga kecilnya. Rutinitas beliau pun semakin padat karna mengurus semua kebutuhan suami dan anak anak. Namun begitu, ssat ini beliau merasakan manisnya perjuangan melahirkan, membesarkan dan mendidik anak-anaknya dikala beliau melihat anak-anaknya tumbuh dewasa dan sudah mempunyai kehidupan yang jauh lebih baik darinya. Bahkan, anak-anak beliau selalu berusaha menyenangkan hatinya dan sangat menyayanyi beliau. Beliau pun, selalu berusaha untuk menciptakan kenangan manis bersama keluarganya diusianya yang  sudah senja ini. Keluarga yang bahagia adalah cita-cita dan harapan terbesarnya sebagai seorang istri dan ibu bagi anak-anaknya.
Sosok nurlaila seperti senja disore hari yang masih selalu berusaha mengiringi malam dengan sedikit cahaya memerahnya namun memberikan kesan yang terindah. Samahalny dengan kita, selagi masih ada kesempatan untuk berbagi kebaikan sekecil apapun maka lakukanlah itu, karna kita tidak tahu kebaikan mana yang akan menyelematkann kita ketika sudah memenuhi panggilanNYA nanti.
Terimakasih
Selamat membaca


Nama  : ayuni                                                              mata kuliah : Bahasa Indonesia
Nim     :1022017009                                                   jenis tugas    ; Biografi
Prodi   : PGMI
Smester: 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar