SENJA MASIH MEMERAH
Seperti senja yang masih masih terlihat merah diufuk barat yang
menyimpan segenggam harapan dan kekuatan menyambut malam. Seperti itulah
semangat dan jiwa seorang insan yang bergelar ibu. Ibu yang satu ini merupakan
sosok yang luarbiasa, dan titipan terindah yang pernah Allah ciptakan. Hidup
sederhana bersama keluarga kecilnya bukanlah penghalang untuk bisa
membahagiakan orang-orang yang disayanginya, justru diusianya yang sudah
beranjak tua, dia selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarga.
Ibu ini bernama Nurlaila, seindah namanya yang berarti cahaya malam.
Beliau lahir pada tanggal 25 Mei 1968. Meskipun usianya saat ini yang mencapai setengah
abad yaitu sudah 51 tahun, namun masih mempunyai jiwa dan semangat muda untuk
tetap memberikan yang terbaik untuk
keluarganya. Tidak hanya mengurus segala
urusan rumah tangga, tapi sampai saat ini beliau juga aktif menjalankan
tugas-tugas yang lain, seperti ikut membantu suami bekerja seamampu dan sebisa
yang ia lakukan agar sedapat mungkin membantu mengurangi beban suaminya.
Nurlaila menikah diusia yang tergolong muda, yaitu pada usianya yang baru berumur 18 tahun. Selain garis takdir
yang cepat dipertemukan dengan
pendamping hidupnya, terdapat hal lain juga yang mendorongnya untuk menikah
muda, seperti dikarenakan adat dan budaya yang masih sangat kental pada
jamannya ketika itu. Meskipun begitu, dia bersyukur dipertemukan dengan suami
yang sangat menyayanginya. Suaminya bernama fahmi, yang bekerja sebagai seorang
petani karet. Dari pernikahannya tersebut beliau dikaruniai 6 orang anak.
Memiliki anak yang tergolong cukup banyak memberikan kebahagian
tersendiri untuknya. Baginya lengkap sudah keinginannya untuk mewujudkan dan
membina keluarga kecilnya. Rutinitas beliau pun semakin padat karna mengurus
semua kebutuhan suami dan anak anak. Namun begitu, ssat ini beliau merasakan
manisnya perjuangan melahirkan, membesarkan dan mendidik anak-anaknya dikala
beliau melihat anak-anaknya tumbuh dewasa dan sudah mempunyai kehidupan yang
jauh lebih baik darinya. Bahkan, anak-anak beliau selalu berusaha menyenangkan
hatinya dan sangat menyayanyi beliau. Beliau pun, selalu berusaha untuk
menciptakan kenangan manis bersama keluarganya diusianya yang sudah senja ini. Keluarga yang bahagia adalah
cita-cita dan harapan terbesarnya sebagai seorang istri dan ibu bagi
anak-anaknya.
Sosok nurlaila seperti senja disore hari yang masih selalu berusaha
mengiringi malam dengan sedikit cahaya memerahnya namun memberikan kesan yang
terindah. Samahalny dengan kita, selagi masih ada kesempatan untuk berbagi
kebaikan sekecil apapun maka lakukanlah itu, karna kita tidak tahu kebaikan
mana yang akan menyelematkann kita ketika sudah memenuhi panggilanNYA nanti.
Terimakasih
Selamat membaca
Nama : ayuni mata kuliah : Bahasa Indonesia
Nim :1022017009 jenis
tugas ; Biografi
Prodi : PGMI
Smester: 3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar