MUSEUM SAMBAS
Nama Narasumber : Remi Andre
Tempat Tanggal Lahir : 01-11-1998
Alamat : Lubuk Lagak
Mesium daerah
Sambas sejak berdiri di bawah pengawasan dinas PORABUDPAR kabupaten Sambas.yang
mempunyai tugas mengumpulkan meneliti,merawat dan memamerkan benda-benda budaya
untuk tujuan pendidikan,penelitian rekreasi atau pariswisata.yang beralamat
Jalan Merdeka Desa Lorong Kecamatan Sambas-Kabupaten Sambas KALIMANTAN
BARAT-INDONESIA
Mesium daerah
terletak do pusat kota SAMBAS,tepatnya di desa Lorong kecamatan Sambas berdasarkan
koleksi,mesium daerah smbas termasuk salah satu umum yang memamerkan budaya
zaman prasejarah sampai seluruh unsur kebudayaan sambas.
Sejak
berdirinya hingga sekarang meseum daerah
sambas kurang terawatt sampai akhirnya di pindahkan kepengurusan kepada
dinas pendididkan dan kebudayaan kapupaten SAMBAS.Sekarang sudah di pindhakan
ke dinas pendidikan mesium ini akan di perindah teratur dan tersusun dengan
rapi.
Mesium ini juga
memberikan layanan informasi kepada public agar apresiasinya meningkat.imajinasi
dan inovasi berkembang karena mesium harus di arahkan untuk meningkatkan
kualitas pengetahuan pengunjung.Dan masyarakat umum tentang koleksi yang
dimiliki oleh mesium.Supaya orang bisa memanfaatkan semua pengetahuan dan
teknologi modern.
Di mesium
daerah terdapat barang-barang yang unik barang peninggalan zaman-zaman
dahulu.yang bersejarah yang bermamfaat untuk orang dahulu pergunakan yang
sangat unik dan aneh-aneh yang yang sangat kuat kokoh dan tahan tanpa cacat dn
mudah pecah.dan sangat beda jauh dengan zaman sekarang barang-barang yang
terbuat dari bahan yang mudah rusak.
Di mesium
daerah banyak barang-barang yang sekarang sangat langka di temukan di
lingkungan kita kecuali kain tenun sambas yang masih mudah untuk di cari.di
mesium daerah ini banyak terdapat bebagai jenis-jenis uang lama,berbagai
perabotan rumah tangga,kain tenun sambas,alat kesenian,keramik,logam rumah
tangga dan alat upacara adat dan
senjata-senjata.
Mesium ini
terdapat keramik-keramik yang terdiri dari berupa peralatan adat dan
tradisi,saprahan berupa pinggan saprah,piring dan alat untuk rumah tangga
seperti mangkok dan bermacam guci.yang sangat antik bahanya beda jauh dgn bahan
modern sekarang yang sekarang susah untuk di temui dan cocok untuk suatu
penelitian
Di mesium juga ada
tali tongkang(wangkang china)yang berasal dari sangek tabat,desa samustida
kecamatan teluk keramat yang di perkirakan di masa pemerintahan kerajaan Sambas
hindu bernama Ratu Sepudak akhir abad
ke-15,pusat kerajaan berada di Kota Lama .kecamatan Galing .rajutan tali
terbuat dari ijuk pohon enau.di temukan pada saat program proyek nomolisasi
sungai di dusun sangek tabat tahun 2015
Di mesium
daerah juga terdapat Bom Nica yang memilikin panjang 134 cm dm 60 cm (tengah dm
5cm terdapat di Rantau Panjang.yang terbuat dari lempengan baja,berisi,amunisi
bahan peledak ,di gunakan untuk meledakan(menghancurkan )wilayah yang relatif
agak luas,dengan kekuatan daya ledak yang sngat tinggi.bom ini sngat besar dan
unik seperti benda padat yang dari besi
Dan mesium daerah
juga terdapat tempayan hijau yanterdapat
dari daerah Paloh bermacam-macam terbuat dari keramik-keramik digunakan untuk
menampung air,sebagai air minumdan memasak sesuatu dan juga digunakan untuk
menyimpan beras.dan ada juga tempayan salur yang terbuat dari porselin yang
berasal dari semngau.temapayan-tempayan ini sudah sangat langka karena
masyarakat sekarang sudah menggunakan alat-alat modern.
Di mesium juga
banyak-banyak uang zamn dahulu dari uang kertas dan uang logam dari jumlah yang kecil smpai jumlah yang
besar.Di dinding-dinding mesium juga terdapat
foto-foto kerjaan sambas yang ada
di daerah sambas dan ada juga sungai sambas
dulu dengan ciri khas rumah diatas air atau lanting.dan di situ masih
ada foto kampung melayu yang sekarang sudah menjadi desa pasar melayu yang
terletak di pasar sambas foto yang terdapat di kampung melayu itu berhias saat
kunjungan Gebernur Jendral yang bernama Johan Paul Van Limbul Stirum.
Di mesium juga banyak bermacam-macam piringdengan
sejenis motif-motifnya.yaitu motif Dragon,Tanggak mesir,Bunga,Motif bunga air
mas.Dan ada juga bermacam-macam motif
pinggan saprah yang untuk acara-acara yang berbentuk motif bunga rapi,Pucuk
rebung.piring-piring jaman dahuli sangat tebal yang tahan lama tidak mudah
pecah dan motifnya sangat bagus-bagus tidak bosan untuk di pandang yang membuat
mata kita tertarik dengan motifny.
Di mesium juga
masih ada tersimapanya setrika-setrika zaman dahulu yang sangat berat.Dan
terbuat dari bahan yang sangat bagus orang dulu tanpa menggunakan alat listrik
ungtuk merapikan pakaianya tapi dengan alat tradisonal merk sudah bisa
nyetrika.Dan tidak mengeluarkan biaya yang sangat besar tapi baju sudah sangat
rapi .Tetapi orang dulu menggunakan setrika itu dengan menggunakan arang kayu
api.tapi setrikanya bermacam-macam bentuk dan kualitasnya ada ringan ada berat.
Zaman dahulu
masih banyak orang yang suka memakan sirih saat santai atau kerja yang sangat
bermamfaat untuk kesehatan gigi.Mereka dan menyimpan sirih,tembakau,gembir,buah
pinang, kapur,kecup, serta peralatan
mereka untuk berkaitan dengan sugi.itu yang dinamakan tepak yang memiliki panjang 22,5 dan lebar 3,5 yang
terdapat pertama dari tebas.Dan untuk mengiris buah pinag juga ada alatnya yang
terbuat dari bahan logam yang bernama kacup.
Zaman dahulu
juga orang acara perkawinan,sunatan,syukuran,tepung tawar, dan semua adat
terkait melayu Sambas.Dahulu mereka acara seperti makan pengantin supya
hidangan terlihat mewah.Jadi mereka menyimpan di wadah barang-barang
asesoris,dan makanan adat sepertinasi ketan yang terbuat dari pulut,telur yang
dihias untuk hidangan pengantin supaya
terlihat mewah mereka simpan di tempat yang bernama apar.supaya terlihat lebih
rapi sopan untuk terlihat oleh tamu undangan.Jadi mereka mengikuti istiadat
makan pengantin di depan para undangan terlihat istimewa.Dan juga di sediakan
tempat cuci tangan yang terbuat dari kuningan polos berwarna emas yang disebut
batil.
Dahulu juga
orang sudah panen padi mereka juga tidak langsung menggunakan mesin untuk
membuang padi dari tangkainya tapi
mereka menggunakan kisaran padi yang sangat susah di temukan di zaman
sekarang.tetapi mereka mempunyai kisaran yang terbuat dari kayiu belian yang
memiliki tingginya 120 cm yang untuk membuat padi menjadi beras hasilnya sangat
memuaskan mereka.Untuk meringankan pekerjaan mereka menggunakan alat yang
sangat tradionalmtanpa efek samping.Tanpa menggunakan mesin-mesin yang
tergasntung dari listrik tapi mereka sangat sederhana untuk mencapai pekerjaan
menjadi ringan.
Di mesium
selain kisaran padi juga ada selain kisaran padi untuk membuat pdi menjadi
beras yang bisa di guanakan mereka untuk kerja sama.Dan juga zaman dahulu juga
tanpa mengenal mesin dan tidak terlalu banyak menggunakan alat-alat
listrik.Tapi mereka menggunakan alat tradisional yang sangat praktis dan hemat
biaya walau d kerjakan sangat berat tapi mereka juga bisa kerja sama yang
membuat masyarakat lebih rukun contohny mereka dahulu membuat padi menjadi
beras dengan menggunakan lesong dan untuk menumbuknya menggunakan alok.Dan
lesung itu terbuat dari kayu belian untuk menghaluskn padi menjadi beras dan
biji-bijian seperti biji kopi untuk membuat kopi.Dan tidak seperti jaman modern
sekarang yang sedikit-sedikit hanya serba praktis.
Di mesium juga
banyak terdapat senjata berbentuk keris yang bermacam bentuk dan senjata itu
bermacam bentuk namanya misalkan senjata sangkur bayonet atau senjata penusuk yang terbuat
dari bahan besi dengan mata bilah
berbentukmelengkung.yang digunakan sebagai senjata pertahanan diri ketika
bertempur melawan munsuh.dan macam-macam senjata yang berbentuk zig-zag,lurus
dan ada senjata yang mempunyai pelindungan tangan dan pemberat ulu di
tempelkan/dipasang ujung senapan.Dan ada juga senjata yang terbuat dari
besi,dengan kedua sisi mata bilah berbentuk kembar ,berpamor dan bersarung
kayu,berkilum kuningan digunakan sebagai senjata pertahanan diri saat
bertarung,menghadapi munsuh biasanya mempunyai kekuatan supranatural.
Di mesium
terdapat juga jenis-jenis uang lama,perabotan rumah tangga,senjata,keramik,alat
acara adat,tetapi masih ada yang lain yaitu kain tenun sambas yang jaman dulu
yang dahulu orang sebut padang tebakar yang bermotif bunga mawar yang terbuat
dari benag emas colok yang beda dengan kain benas yang sekarang
benangnya.Selain itu juga ada alat-alat seni seperti gambus yang berasal dari
pasar melayu yang terbuat dari kayu keras yaitu salah satu alat musik ketik
yang salahh satu untuk mengiringi tarian-tarian dan nyanyian melayu Sambas.Dan
banyak lain-llainya yang terdapat di mesium daerah yang mau d ceritakan satu
persatu.
Di mesium
daerah ini juga mempunyai tujuan yang pelayanananya di bidang pendidikan
kebudayaan untuk memacu kepada upaya-upaya untuk menjadikan mesium untuk
sebagai tempatnyang menyenangkan bagi setiap pengunjung untuk mempelajari dan memahami
kebudayaan Indonesia.Dan mesium mempunyai fungsi untuk sebagai tempat melakukan
pengkajian yang berkualitas agar mesium tidak hanya memiliki koleksi yang
memberikan informasi dan pengetahuan yang statistapi dinamis pelayanan untuk
publik. Demikianlah hasil laporan
observasi tentang mesium daerah ini
semoga mesium daerah ini menjai
berkembang dan banyak di kunjungi banyak orang dan semakin bertambah
koleksi-koleksi barang yang bersejarah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar